Tinjauan Kritis: Rendahnya Upah Guru Honorer di Indonesia
Tinjauan Kritis: Rendahnya Upah Guru Honorer di Indonesia
Sen, 20 Januari 2025 8:01
Tinjauan Kritis: Rendahnya Upah Guru Honorer di Indonesia

Ditulis oleh: Dewi Wahyuningsih, NIM: 230110012 Mahasiswa Institut Miftahul Huda Al-Azhar Kota Banjar, Program Studi: Pendidikan Agama Islam

Pendidikan ialah suatu wadah untuk mengembangkan potensi siswa. Pendidikan pula bertujuan untuk membentuk seseorang atau individu supaya mampu mengembangkan kemampuan intelektual, emosional, spiritual, serta sosial peserta didik. Selain itu, pendidikan juga bertujuan untuk membentuk individu yang berkualitas dan berkarakter sehingga kedepannya mampu beradaptasi dengan seiringnya perubahan zaman. Namun, pada kenyataannya, pendidikan seringkali timbul banyak sekali tantangan serta permasalahan-permasalahan yang perlu diatasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Tantangan Kesejahteraan Pengajar dalam Sistem Pendidikan

Seringkali timbul tantangan serta masalah yang perlu diatasi, seperti kurangnya kesejahteraan pengajar. Kesejahteraan guru merupakan sesuatu yang sangat krusial sekali. Tetapi  sering kali terabaikan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Banyak sekali guru yang menghadapi masalah kesejahteraan yang rendah baik dari segi gaji, tunjangan, juga bentuk penghargaan lainnya. Hal ini pula dapat berdampak negatif sehingga mempengaruhi kinerja pengajar dalam memberikan pendidikan yang berkualitas.

Isu Rendahnya Gaji Guru Honorer di Indonesia

Nah disini saya akan sedikit membahas perihal rendahnya gaji pengajar honorer di Indonesia. Berbicara tentang upah guru honorer di Indonesia mungkin  sudah lama menjadi topik perdebatan yang hangat. Meskipun kiprah guru sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi upah yang mereka terima sering kali tidak seimbang dengan tanggung jawab dan kontribusi yang guru berikan kepada siswa. Penyebab utama upah pengajar honorer yang rendah karena mereka tidak memiliki status sebagai Pegawai Negri Sipil atau seringkali di sebut dengan PNS. Hal ini menyebabkan guru yang tidak menjadi PNS tidak mendapatkan hak dan kesejahteraan yang sama.  Padahal gaji yang rendah bisa berdampak negatif pada pendidikan, karena mungkin beberapa guru merasakan seperti tidak dihargai dan akhirnya menyebabkan turunnya semangat pada mengajar sehingga akibatnya berpotensi menurunnya kualitas pendidikan di Indonesia.

Solusi untuk Peningkatan Kesejahteraan Guru Honorer

Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu kita sebagai calon guru bisa mengajukan kepada pemerintah agar pemerintah bisa meningkatkan anggaran pendidikan dan memastikan bahwa gaji guru dapat ditingkatkan. Karena jika anggaran pendidikan lebih besar maka tidak dipungkiri bahawa upah guru honorer akan lebih layak dan bisa mendukung dan terlaksananya berbagai program-program pendidikan sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik. Dan bisa juga melakukan pembaharuan sistem penggajian guru hoonorer dengan mempertimbangkan aspek kesejahteraan guru secara menyeluruh sehinnga dapat membantu mengurangi ketimpangan-ketimpangan sosial.

Kesimpulan: Harapan untuk Pendidikan yang Lebih Baik melalui Kesejahteraan Guru

Isu rendahnya upah guru honorer adalah masalah yang kompleks dan mempengaruhi banyak aspek. Dalam mengatasi masalah ini memerlukan pendekatan yang menyeluruh, termasuk peningkatan anggaran dan lain sebagainya. Dengan langkah ini diharapkan pendidikan kedepannya dapat meningkat dan guru-guru yang berkontribusi akan merasa lebih dihargai.

Pers Mahasiswa

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Menteri Agama RI Resmikan Menara Pluralis Rahmatan lil ‘Alamin di Institut Miftahul Huda Al-Azhar (IMA) Kota Banjar
Banjar, 3 Agustus 2025 Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasarud...
Sel, 5 Agustus 2025 | 5:18
Program Studi PAI IMA Kota Banjar Gelar Webinar Internasional: Perkuat Pendidikan Islam di Era Global
Banjar – Dalam upaya memperkuat kompetensi akademik dan memperluas wawasan gl...
Sab, 12 Juli 2025 | 8:43
IMA Kota Banjar Gelar Webinar Internasional: Tingkatkan Daya Saing Pertanian Asia di Era Digital
Banjar, 5 Juli 2025 – Program Studi Ekonomi Syariah Institut Miftahul Huda Al...
Jum, 11 Juli 2025 | 4:14
IMA Kota Banjar dan University of Ilorin, Nigeria, Gelar Webinar Internasional: Menegaskan Peran Ekonomi Syari’ah dalam Keadilan Sosial Global
Banjar – Program Studi Ekonomi Syari’ah Institut Miftahul Huda Al - Azhar (IM...
Jum, 20 Juni 2025 | 4:09