Isu Ancaman Supermasi Hukum ditengah Darurat Demokrasi: BEM STAIMA Banjar Gelar Mimbar Sejajar
Isu Ancaman Supermasi Hukum ditengah Darurat Demokrasi: BEM STAIMA Banjar Gelar Mimbar Sejajar
Rab, 10 Januari 2024 7:18
20240109134556_IMG_9287

Kampusalazhar.ac.id-  Dalam rangka mendukung ruang diskusi dan pemahaman yang lebih baik tentang isu-isu kritis terkait supremasi hukum dan Demokrasi di Indonesia, BEM STAIMA Banjar gelar kegiatan Mimbar sejajar dan Festival Music sekaligus Diskusi Publik terkait isu ancaman supermasi hukum ditengah darurat demokrasi, pada Selasa (09/01/2024)

Diskusi ini berfokus pada ancaman terhadap supremasi hukum di tengah situasi darurat demokrasi yang dihadapi oleh masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari sivitas akademik STAIMA Banjar PK III bidang kemahasiswaan Gus Ahsin Mahrus. Beliau sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas kegiatan tersebut.

Diskusi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh akademisi, praktisi hukum, aktivis masyarakat sipil, dan pihak berkepentingan lainnya yang memiliki wawasan mendalam terkait isu ini.

Tujuan utama diskusi adalah untuk membuka ruang dialog terbuka mengenai tantangan yang dihadapi oleh institusi hukum dan demokrasi, serta upaya bersama untuk mengatasi ancaman terhadap supremasi hukum.

Diskusi publik ini di isi oleh tiga orang pemateri, diantara M. Ghafir Makturidi, Azi M. Iqbal dan Bad’ul Hilmi AR.

Ghafir Makturidi menyampaikan, Bahwa “Beberapa isu yang berkembang saat ini mencakup independensi lembaga-lembaga hukum, kebebasan berekspresi, perlindungan hak asasi manusia, dan tanggapan masyarakat sipil terhadap ancaman terhadap demokrasi” Ujarnya

Peserta diskusi juga berkesempatan untuk menyampaikan pandangan, pemikiran, dan pengalaman mereka terkait permasalahan ini.

Sedangkan Azi M. Iqbal menyampaikan, bahwa “Dalam kondisi di mana kepercayaan terhadap semua lembaga demokrasi sudah hilang, lembaga eksekutif mengalami krisis kebijakan yang cenderung tidak pro rakyat, lembaga legislatif menciptakan produk hukum semena-mena tanpa melibatkan partisipasi publik, menyisakan banyak pasal bermasalah.

Beliau menambahkan bahwa, “Selain itu, lembaga yudikatif terus diobok-obok dan diintervensi oleh kepentingan rezim penguasa, sementara pejabat KPK terjerat kasus korupsi, Mahkamah Konstitusi mengidap kode etik berat, dan adanya keraguan akan netralitas penyelenggara pemilu. Bahkan, aparat negara cenderung bertindak refresif” Tegasnya.

Pada sesi akhir pemateri, Bad’ul Hilmi AR menyampaikan, “Saat ini, kita menghadapi tantangan besar terkait supremasi hukum di berbagai belahan dunia. Darurat demokrasi sering kali menjadi panggung bagi ancaman terhadap prinsip-prinsip dasar hukum. Diskusi ini diadakan sebagai langkah untuk bersama-sama mencari solusi dan merumuskan langkah-langkah strategis.”

Bad’ul Hilmi AR juga memberikan penjelasan terkait beberapa isu ancaman supermasi huku di tengah darurat demokrasi, beliau menyampaikan, “Setidaknya ada beberapa point serius yang perlu kita soroti, diantaranya terkait Pemanfaatan instrumen hukum untuk membatasi kebebasan berekspresi, Penyusunan undang-undang yang tidak demokratis, Ancaman terhadap independensi penegak hukum, Kasus korupsi yang masih marak dan Impunitas yang masih berlanjut.

Diskusi publik ini bertujuan untuk tidak hanya meningkatkan kesadaran akan ancaman terhadap supremasi hukum, tetapi juga untuk merangsang kolaborasi lintas-sektor dalam menjaga dan memperkuat fondasi demokrasi. Partisipasi masyarakat sipil, akademisi, dan praktisi hukum dianggap krusial dalam menanggapi tantangan ini.

Pewarta: Humas STAIMA Banjar

Pers Mahasiswa

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Bukti Mutu dan Profesionalisme: Tujuh Dosen IMA Kota Banjar Lulus Sertifikasi 2025
Kota Banjar, Institut Miftahul Huda (IMA) Al-Azhar Kota Banjar kembali menorehka...
Kam, 15 Januari 2026 | 1:08
IMA Kota Banjar Gelar Pembekalan Peserta PPL Bersama Tiga Instansi Strategis
Kota Banjar, Institut Miftahul Huda (IMA) Al-Azhar Kota Banjar kembali menegaska...
Jum, 9 Januari 2026 | 2:35
Hadirkan Sistem Kuliah Fleksibel dan Adaptif, IMA Kota Banjar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
Institut Miftahul Huda Al-Azhar (IMHA) Kota Banjar, Jawa Barat, kembali membuka ...
Jum, 26 Desember 2025 | 6:59
AIC 2025: Dosen IMA Banjar Tampil sebagai Co-Host, Hadirkan Pemikiran Baru untuk Masa Depan Pendidikan Dunia
IMA Kota Banjar Jadi Co-Host di the third AIC 2025 UNUGHA Cilacap, Rektor dan Do...
Kam, 11 Desember 2025 | 5:44

Hubungi Kami Segera

Layanan Unggulan Institut Miftahul Huda Al-Azhar Kota Banjar