Dosen IMA Kota Banjar, Dr. Moh. Syarif Hidayat, Jadi Peserta Invited Panel dan Chair pada AICIS+ ke-24 Tahun 2025
Dosen IMA Kota Banjar, Dr. Moh. Syarif Hidayat, Jadi Peserta Invited Panel dan Chair pada AICIS+ ke-24 Tahun 2025
Sel, 28 Oktober 2025 3:51
Dosen IMA Kota Banjar, Dr. Moh. Syarif Hidayat, Jadi Peserta Invited Panel dan Chair pada AICIS+ ke-24 Tahun 2025

Banjar, 28 Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh akademisi dari Institut Miftahul Huda Al-Azhar (IMA) Kota Banjar, Dr. Moh. Syarif Hidayat, yang terpilih menjadi peserta Invited Panel sekaligus Chair pada ajang ilmiah internasional Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) ke-24 Tahun 2025.

Dosen IMA Kota Banjar, Dr. Moh. Syarif Hidayat, Jadi Peserta Invited Panel dan Chair pada AICIS+ ke-24 Tahun 2025
AICIS+ ke-24 Tahun 2025

Konferensi bergengsi ini mengusung tema “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future”, dan akan diselenggarakan pada Rabu–Jumat, 29–31 Oktober 2025 bertempat di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Jl. Radio Raya No. 5, Cisalak, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Moh. Syarif Hidayat berpartisipasi dalam Panel 10 bertema “Decolonizing Islamic Studies through Historical, Pedagogical, and Digital Innovations.”
Beliau mempresentasikan karya ilmiah berjudul:
“Integrating Worship Jurisprudence and Qur’anic Exegesis into Primary Religious Education: A Cross-National Comparative Study in Asia and Africa.”

Makalah ini membahas pentingnya integrasi antara fikih ibadah dan tafsir Al-Qur’an dalam pendidikan agama tingkat dasar, dengan pendekatan perbandingan lintas negara di Asia dan Afrika. Melalui penelitian tersebut, Dr. Syarif menekankan perlunya pendekatan baru dalam pendidikan Islam yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga kontekstual, adaptif terhadap perkembangan digital, serta relevan dengan realitas sosial-budaya global.

Keterlibatan Dr. Moh. Syarif Hidayat dalam AICIS+ 2025 menjadi bukti nyata kiprah dosen Institut Miftahul Huda Al-Azhar (IMA) Kota Banjar dalam kancah akademik internasional. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi di daerah mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan studi Islam di tingkat global.

AICIS+ sendiri merupakan forum internasional tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, menghadirkan para sarjana, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu strategis seputar Islam, sains, dan masyarakat dalam konteks dunia modern.

Pewarta: Bad’ul Hilmi AR

Tak Berkategori

Komentar

Tidak ada komentar

Tulis Komentar

Artikel Lainnya

Hadirkan Sistem Kuliah Fleksibel dan Adaptif, IMA Kota Banjar Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027
Institut Miftahul Huda Al-Azhar (IMHA) Kota Banjar, Jawa Barat, kembali membu...
Jum, 26 Desember 2025 | 6:59
AIC 2025: Dosen IMA Banjar Tampil sebagai Co-Host, Hadirkan Pemikiran Baru untuk Masa Depan Pendidikan Dunia
IMA Kota Banjar Jadi Co-Host di the third AIC 2025 UNUGHA Cilacap, Rektor dan...
Kam, 11 Desember 2025 | 5:44
Dosen IMA Banjar Mengajar Kelas Internasional di Program Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto
Kota Banjar, Desember 2025 Institut Miftahul Huda Al Azhar (IMA) Banjar kemb...
Kam, 11 Desember 2025 | 5:39
Kampus IMA Kota Banjar akan Kembangkan Kurikulum Fleksibel dan Adaptif, Dukung Program RPL dan Micro-Credential
Banjar, Jum'at 07-11- 2025 Dalam upaya menyesuaikan diri dengan perkembangan ...
Sab, 8 November 2025 | 10:06