
Kota Banjar. Fakultas Syariah Institut Miftahul Huda Al-Azhar (IMA) Kota Banjar menyelenggarakan kegiatan Praktikum Peradilan Semu (Moot Court) pada Jumat, 31 Januari 2026, bertempat di Kampus IMA Kota Banjar. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Semester 3 dan Semester 5 Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal al-Syakhsiyyah).
Praktikum Peradilan Semu merupakan simulasi proses persidangan yang dirancang menyerupai sidang pengadilan yang sesungguhnya. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memerankan berbagai unsur peradilan, mulai dari hakim, jaksa, penasihat hukum, panitera, hingga saksi. Melalui simulasi tersebut, mahasiswa dibiasakan memahami prosedur persidangan, asas-asas peradilan, serta mengasah keterampilan hukum baik dalam konteks hukum perdata, pidana, maupun tata usaha negara.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh dosen pengampu, yaitu H. Kukun Abdul Syakur Munawar, S.H., M.H. dan Yono Sudiono, M.H., yang secara intensif memberikan arahan, evaluasi, serta penguatan aspek teoritik dan praktik kepada mahasiswa selama proses praktikum berlangsung.
Fakultas Syariah Institut Miftahul Huda Al-Azhar Kota Banjar memandang bahwa mahasiswa merupakan harapan dan sumber daya strategis yang kelak akan mewarnai, menentukan, dan mendominasi arah perjalanan sejarah bangsa dan Negara Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibina dan dididik secara optimal agar memiliki kualifikasi dan kompetensi yang relevan dengan tuntutan zaman, tanpa meninggalkan ajaran agama Islam dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Sebagai upaya mencapai tujuan tersebut, Fakultas Syariah menetapkan berbagai program akademik yang dirancang untuk mendidik dan membimbing mahasiswa secara maksimal. Salah satu program unggulan tersebut adalah Praktikum Peradilan Semu, yang dijadikan sebagai salah satu syarat kelulusan yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa sebelum menamatkan pendidikan di Fakultas Syariah IMA Kota Banjar.
Praktikum Peradilan Semu tidak hanya bertujuan memperkuat penguasaan teori hukum, tetapi juga mengembangkan kemampuan aplikatif mahasiswa dalam konteks dunia kerja. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wujud nyata penerapan program link and match, yang menjembatani antara pengetahuan terapan (applied science knowledge), kemampuan manajerial, keterampilan profesional, serta daya adaptasi mahasiswa terhadap praktik hukum yang akan mereka tekuni di masa depan.
Melalui pelaksanaan Praktikum Peradilan Semu ini, Fakultas Syariah IMA Kota Banjar berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara praktis, profesional, dan berintegritas dalam menegakkan keadilan sesuai dengan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Pewarta: Bad’ul H.A